UYmJLCizCo2ZTQJP06dFQPoA3AYXIznXlgFMCQ7t

Review dan Analisis Film Big Brother Dengan Teori Psikologi

Halo tweeters, apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat ya... Nah pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah hasil analisis saya mengenai film Big Brother melalui Pendekatan Teori Psikologi, dalam hal ini saya akan menggunakan pendekan psikodinamika, penasaran pemabahasannya gimana? Simak ulasannya berikut ini.
Analisis Film Big Brother

Sinopsis Film Big Brother

Henry Chen (Donnie Yen) seorang guru yang memilki metode pengajaran tidak biasa sangat dekat dengan murid-muridnya. Dia bukanlah guru biasa karena dia dapat melakukan apapun demi menjaga murid-muridnya. Suatu ketika salah satu muridnya disekap oleh geng penjahat, hal ini membuat dia melakukan perlawanan untuk mendapatkan muridnya kembali.

Latar Belakang

Psikologi diakui sebagai ilmu yang berdiri sendiri pada tahun 1879, ketika Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium psikologi di Leipzig, Jerman. Laboratorium ini merupakan laboratorium psikologi yang pertama di dunia. Setelah itu psikologi mengalami perkembangan yang pesat, yang ditandai dengan lahirnya bermacam-macam aliran dan cabang.

Teori merupakan  lawan dari fakta. Chaplin (2002) mendefinisikan  teori sebagai satu prinsip umum yang dirumuskan untuk menjelaskan sekelompok gejala yang berkaitan.

Didalam perkembangan manusia terdapat banyak teori , dan disini akan dijelaskan tentang teori Psikodinamika.

Teori psikodinamik adalah teori yang berupaya menjelaskan hakikat dan perkembangan kepribadian. Jadi perkembangan merupakan suatu  proses aktif yang sangat dipengaruhi oleh dorongan-dorongan yang dibawa sejak lahir serta pengalaman-pengalaman sosial dan emosional.

Tujuan pembelajaran adalah perubahan tingkah laku yang positif dari peserta didik setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sedangkan kegiatan pengajaran merupakan suatu aktivitas yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan, sehingga terjadi proses belajar dan tujuan pengajaran tercapai. Namun bagaimana jika ada siswa yang tidak memiliki semangat untuk belajar karena memiliki masalah yang selalu mengganggu pemikirannya. 

Disini kita bisa memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa untuk lebih mengenal pada kondisi-kondisi yang tidak seharusnya dilakukan.

Terlebih lagi kita akan menggunakan pendekatan ini untuk melakukan penelitian singkat terhadap Film Big Brother yang sudah kami tonton. Kami berharap kami bisa menemukan solusi dari permasalahan yang ada pada film tersebut dengan menggunakan pendekatan psikodinamika ini.

Pembahasan
Big Brother Psikodinamika
Pendidikan merupakan usaha sadar yang ditujukan untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan pengajaran. Pendidikan berkaitan dengan aktifitas belajar (learning) dan pembelajaran (intruction). Melalui proses pembelajaran akan terjadi interaksi antara peserta didik (siswa) dengan pendidik (guru).

Peserta didik merupakan individu/kelompok berperan sebagai pencari, penerima pelajaran yang dibutuhkan dalam mewujudkan perkembangannya seoptimal mungkin. Sedangkan pendidik merupakan individu/kelompok yang berprofesi sebagai pengolah kegiatan belajar mengajar dan seperangkat peranan lainnya untuk mewujudkan tujuan pembelajaran dengan efektif dan efesien. 

Proses belajar mengajar melibatkan peserta didik, guru (pendidik), tujuan pembelajaran, isi pelajaran, metode mengajar, media dan evaluasi.

Psikodinamika

Konseling psikodinamik singkat (brief psychodynamic counselling) merupakan salah satu bentuk pendekatan yang relatif baru dalam dunia konseling. Konseling psikodinamik singkat mendasarkan pada teori psikoanalisa. Salah satu masalah utama yang terkait dengan praktek psikoanalisis adalah masalah panjangnya waktu intervensi (rata-rata 855 sessi) sehingga dipandang kurang efisien. 

Masalah panjangnya waktu intervensi terkait dengan mahalnya biaya dan waktu yang harus dikeluarkan klien. Menanggapi masalah efisiensi, muncullah Konseling sessi tunggal atau dikenal pula dengan “Konseling Singkat”.

Kedua hal ini (psikoanalisis dan konseling singkat) memiliki dasar asumsi masing-masing. Psikoanalisis didasarkan pada suatu teori yang sangat besar dan kompleks tentang tingkah laku manusia yang mensyaratkan kepribadian harus dibongkar dan direkonstruksi sampai suatu perubahan yang besar/bermakna terwujud.

Konseling Psikodinamik Singkat mendasarkan pada aspek pragmatis, frame work kesehatan masyarakat yang menuntut perubahan minimal yaitu pada suatu tingkah laku bermasalah yang spesifik. Salah satu dasar pemikirannya adalah mewujudkan efisiensi.

Psikodinamika dengan jelas menekankan pada interpretasi tingkah laku sebagai hasil dari interplay dari motif-motif, dorongan-dorongan, kebutuhan-kebutuhan dan konflik- konflik (Pervin, 1984 : 62). 

Secara umum konseling psikodinamik singkat memiliki karakteristik sebagai berikut:
a) menekankan pada keterbatasan waktu,)
b memfokuskan pada problem-problem spesifik yang dapat diintegrasikan secara baik,
c) konselor aktif, fleksibel, dan menjaga kesadaran penuh terhadap waktu, 
d) klien secara aktif terlibat dalam treatmen baik dalam sessi konseling, maupun di luar suasana konseling untuk mencoba mempraktekkan tingkah laku-tingkah laku baru yang dipelajari dalam konseling, 
e) klien harus memiliki kekuatan-kekuatan dan kualitas penyesuaian yang baik seperti memiliki motivasi yang tinggi untuk berubah, memiliki hubungan sosial yang baik, 
f) konselor harus memiliki keterampilan yang luar biasa,
g) klien dan konselor secara aktif terlibat dalam pemecahan suatu problem psikologis secara tepat,
h) tujuan tidak berusaha untuk merekonstruksi kepribadian atau juga tidak untuk menyembuhkan sakit mental.

Analisis Film Big Brother Melakui Pendekatan Psikodinamika (Psikologi)

Perlu kita ketahui bahwa perubahan tingkah laku atau emosi seseorang itu pasti memiliki sebab, sebab itu bisa berupa kejadian personal maupun lingkungan, yang dimana keduanya bisa merubah atau bahkan menimbulkan stress, trauma dan konflik individual.

Pengalaman yang seorang dapatkan bisa menimbulkan gangguan tingkah laku itu, misalnya gangguan neurotis, gangguan karakter dan psikosomatis, depresi, reaksi-reaksi dan gangguan psikosis.

Melihat  permasalahan yang ada pada film Big Brother ini kami memilih dan mengumpulkan bahwa terdapat suatu permasalahan yang bisa diselesaikan dengan unik dan singkat, dan sangat berbeda dari penyelesaian masalah yang biasanya dilakukan dengan waktu yang cukup lama. Juga kami membuat kesimpulan bahwa tokoh guru ini menggunakan penyelesaian masalah dengan memfokuskan pada masalah-masalah spesifik yang dapat diintegrasikan secara baik.

Kesimpulan

Semua permasalahan bisa di selesaikan, hanya saja cara penyelesaian sesorang selalu saja memiliki perbedaan, pada film  Big Brother seorang guru itu mampu atau telah memperbaiki permasalahan secara permanen paling tidak satu kebiasaan, karakteristik pola kognitif, afektif, atau tingkah laku yang sebelumnya telah tertanam ke dalam penyesuaian kehidupan dewasa. Dan apa yang dilakukan guru itu merupakan cara yang tidak bisa, dan perlu perjuangan serta keyakinan. 

Namun, kita juga perlu tahu bahwa keberhasilan perubahan juga ditandai dengan adanya kesadaran individu terhadap konflik-konflik pokok yang mereka miliki, kesadarannya itu dapat menerima pandangan baru tentang penyebab-penyebab distress personalnya, kesiap-siagaan untuk berharap, optimisme, dan memiliki harapan-harapan positif, atau dimilikinya kemampuan baru untuk menerima/mengalami keadaan-keadaan perasaan dan keadaan-keadaan tubuhnya.
Related Posts
Naufal Al Rafsanjani
Sekedar mahasiswa yang punya impian sempurna, menginterpretasi kejadian nyata ke dalam tulisan yang bermakna.

Related Posts

Posting Komentar