UYmJLCizCo2ZTQJP06dFQPoA3AYXIznXlgFMCQ7t

Pengalaman Ospek KPK Di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Dokumentasi Kegiatan KPK
Pada kesempatan kali ini, penulis akan membagikan sebuah pengalaman berharga saat menjalani kegiatan Ospek di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, buat kalian calon mahasiswa baru untirta wajib baca nih, karena akan ada spoiler mengenai kegiatan tersebut, yuk simak selengkapnya...

Sebelum hari H ospek tiba, para mahasiswa baru dituntut untuk mengikuti segala rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia KPK (Kegiatan Pengenalan Kampus), seperti halnya kegiatan Technical Meeting 1, Mentoring 1, Technical Meeting 2, Mentoring 2, UKM Fest sampai pada akhirnya kegiatan utama yakni KPK, yang dilaksanakan selama 2 hari.

Dalam menjalani semua rangkaian kegiatan itu, para mahasiswa baru akan dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok. Dalam 1 kelompok biasanya terdiri dari 15 - 20 peserta, karena biasanya anggota kelompok akan terus bertambah, seiring masuknya mahasiswa baru jalur SMMPTN. 

KPK tahun 2019, menggunakan nama pangan sebagai nama setiap kelompok, semisal dulu saya masuk di kelompok 35 (Ikan Nilem). Setiap kelompok pun mempunyai Mentor, Mentor tersebut yang kemudian mengarahkan kita sebagai mantee nya sekaligus memberikan pengenal ke kita seputar sejara kampus, maupun UKM yang ada di kampus. 

Technical Meeting 1 (22 Juli 2019)

Sejak malam hari telah kupersiapkan segala hal yang mungkin diperlukan untuk di bawa esok, malam itu terasa begitu cepat, sampai tak sadar waktu fajar telah tiba, kokokan ayam saling bersautan dan waktu tepat menunjukan pukul 04.15, segera ku bergegas membersihkan diri, sambil menunggu adzan shubuh berkumandang.

Technical Meeting 1 KPK Untirta, diadakan di Kampus A Pakupatan, seharusnya acara dimulai pada pukul 07.00, namun karena beberapa faktor, akhirnya acara mengalami keterlambatan. Hampir 1 jam menunggu di lapangan, akhirnya acara pun dimulai dengan sambutan ketua pelaksana, serta  sambutan dari Presiden Mahasiswa Untirta tahun 2019, yang cukup memotivasi dan membakar semangat para Mahasiswa Baru Untirta 2019, tak lupa, para panitia pun diperkenalkan satu persatu. 

Di dalam Technical Meeting 1, Calon Mahasiswa Baru Untirta diwajibkan mencatat segala hal yang berhubungan dengan Dresscode, serta barang bawaan yang wajib dibawa, baik saat pelaksanaan Pra KPK atau yang dikenal dengan sebutan UKM Fest maupun acara inti nantinya.

Technical Meeting 1 selesai sekitar pukul 11.00, setelah acara tersebut selesai, selanjutnya para Mahasiswa Baru dipertemukan dengan mentor-mentor yang tentuntanya siap mengarahkan serta membimbing, sampai acara puncak.

Disitu pula dilaksanakan sebuah mentoring, yang dimana dalam mentoring perdana tersebut, membahas tentang serambi-serambi kampus, serta sejarah Kampus Untirta.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, Mahasiswa Baru dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok wajib membuat sebuah papan nama kelompok yang harus dijaga, sebagai tanda pengenal kelompok.

Dihari itu pula, para Mahasiswa Baru saling berkenalan dan bercengkerama untuk yang pertama kalinya.

Kegiatan Mentoring 2 (24 Juli 2019)

Dalam kegiatan mentoring KPK yang ke 2 ini, dibawakan dengan cukup santai, para mahasiswa dikumpulkan per kelompok pukul 08.00, dan kegiatan mentoring ini diserahkan sepenuhnya kepada para mentor, jadi mentor bebas menjadwalkan, jam berapa sekiranya kumpul.

Waktu itu materi yang dibahas adalah peran dan fungsi mahasiswa, kegiatan mentoring tersebut kira kira hanya sekitar 2 jam saja, selebihnya membicarakan tentang, kordinasi barang bawaan kelompok.

Technical Meeting 2 (29 Juli 2019)

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, yang membedakan antara Jakarta dan Serang adalah soal suhu, entah kenapa cuaca panas di serang terasa lebih terik, bahkan bukan tidak mungkin hal itu dapat membakar kulit.

Ada perbedaan yang sangat mencolok Di dalam Technical Meeting 2, yakni munculnya beberapa panitia yang tak dikenalkan dalam Technical Meeting 1, mereka mengatasnamakan kepanitiaan tersebut dengan nama Gerakan Disiplin Kampus atau yang lebih akrab dengan sebutan GDK.

Tugas GDK adalah mendisiplinkan para Mahasiswa Baru, walaupun terkesan berlebihan. Para mahasiswa yang merupakan anggota GDK pun memiliki ciri yang membedakan dengan panitia lain, biasanya mereka menggunakan Slyer Hitam, yang diikat dilengan mereka.

Panitia GDK pun rata rata merupakan Mahasiswa yang bermuka sangar, jutek, walaupun ada beberapa juga yang tetap terlihat cantik. 

Dalam Technical Meeting 2 juga para Mahasiswa Baru akan disuruh mencatat beberapa barang bawaan tambahan yang wajib dibawa pada saat Pra Kegiatan KPK (UKM Fest).

Tak lupa juga, setidaknya ada 13 peraturan yang harus peserta taati, dan tentu bila melanggar akan ada konsekuensinya.

Kegiatan Mentoring 3 & 4

Kegiatan mentoring 3&4 tentu saja terpisah secara jadwal, namun disini penulis satukan. Mentoring 3 membahas tentang Sejarah Pergerakan Mahasiswa, sementara Mentoring 4 membahas tentang Pancasila.

Other

Setiap kelompok pun diwajibkan membuat sebuah yel-yel serta jingle (khusus jingle ditentukan oleh panitia) yang kemudian harus di upload ke Instagram sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pra KPK (UKM Fest)

Perlu kalian ketahui salah satu peraturan dalam mengikuti kegiatan KPK adalah mencukur rambut, layaknya seorang tentara, yakni, cepak 3x2x1 dan para mahasiswa baru wajib mencukur rambutnya ketika hendal mrngikuti kegiatan UKM Fest.

UKM Fest merupakan kegiatan pengenalan Mahasiswa Baru terhadap segala macam UKM yang ada di Univerisitas Sulta Ageng Tirtayasa. Tiap tiap kelompok KPK diarahkan untuk mengunjungi stand stand UKM, dan para anggota UKM tersebut pun mempresentasikan serta mengenalkan  UKM yang ada, dalam upaya mencetak kader atau anggota baru sebagai penerus mereka.

Dalam kegiatan UKM Fest terbagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dilaksanakan pukul 06.00 - 11.00 dan sesi kedua dilaksanakan pukul 11.00 - 16.30.

Tentu saja hal itu sangat melelahkan peserta, namun teriknya matahari tidak mengendurkan semangat para Mahasiswa Baru untuk turut berpartisipasi dalam rangkaian Kegiatan KPK 2019.

KPK Hari Pertama

Seperti yang sudah penulis singgung sebelumnya, kegiatan KPK dilaksanakan selama 2 Hari, dan para mahasiswa baru pun diperintahkan datang setidaknya pukul 05.00 dengan membawa segala macam barang bawaan yang dimuat didalam tas. 

Meskipun inti kegiatan KPK dilaksanakan sekitar pukul 8, namun panitia meminta peserta datang lebih awal untuk pengecekan barang bawaan.

Berlari sambil bernyanyi, menggunakan tas ransel dominan hitam serta membawa segala macam perlengkapan pribadi, itulah kira kira gambaran umum saat pengecekan barang berlangsung, dan bukan tidak mungkin peserta yang tidak membawa ataupun barang bawaannya kurang akan kena omelan yang cukup pedas oleh panitia GDK.

Setelah pengecekan selesai, para peserta selanjutnya diarahkan untuk masuk kedalam panggung yang telah disiapkan dan duduk berdasarkan kelompok. 

Acara KPK 2019, sedikit mengalami permasalahan, yang mengakibatkan salah paham antara kepengurusan panitia acara dengan Pihak Kampus (rektorat). Imbas dari permasalahan ini adalah bubarnya panitia kepengurusan acara, dan acara KPK pun diambil alih sepenuhnya oleh Rektorat, tentu hal ini merupakan hal yang kurang etis.

KPK Hari Kedua

Seperti yang sudah penulis bahas sebelumnya, imbas dari permasalahan itu adalah bubarnya kepanitiaan, yang membuat KPK hari Kedua seperti layaknya sayur tanpa garam, kegiatan berjalan tidak kondusif, para peserta sibuk dengan urusannya masing-masing.

Namun semua kebosanan tersebut terjawab tatkala acara Penjemputan yang dilakukan oleh masing-masing fakultas.

Penjemputan Mahasiswa Baru Oleh Fakultas


Setiap fakultas memiliki caranya sendiri dalam menjemput mahasiswa mahasiswa se-fakultasnya, dan inilah yang menjadikan keseruan sendiri, yang dimana, para mahasiswa di kumpulkan sesuai dengan fakultasnya masing masing, setelah itu akan ada sebuah pertunjukan, dan yel yel terus dinyanyikan untuk membakar semangat.

Kesan dan Pesan selama mengikuti kegiatan KPK 2019

Kesan :

Mendapatkan pengalaman baru, mengenal sejarah berdirinya kampus, mendapatkan teman teman dari jurusan lain, serta kenal dengan kating katinh yang asik

Pesan :

Mudah-mudahan kegiatan KPK di tahun-tahun berikutnya bisa lebih terjadwal dan terstruktur serta lancar dalam hal kelangsungan acara.

Hal lain yang mungkin harus diperhatikan bagi panitia adalah, harus mempersiapkan sound system yang suaranya dapat menjawab keseluruhan peserta, agar peserta dapat menyimak dan menikmati acara secara keseluruhan acara.
Related Posts
Naufal Al Rafsanjani
Sekedar mahasiswa yang punya impian sempurna, menginterpretasi kejadian nyata ke dalam tulisan yang bermakna.

Related Posts

6 komentar

  1. Wah gasabar mau masuk untirta, semoga keterima tahun depan. Aamiin

    BalasHapus
  2. hal yang paling diinget adalah waktu dimarah-marahin GDK

    BalasHapus
  3. Seruuu bangettt ya kak:"
    Aku Maba 2020 hanya bisa membayangkan tanpa ikut merasakan:") terima kasih sudah berbagi kak

    BalasHapus
Mari kita diskusikan bersama...
Gunakanlah kata-kata yang sopan, dengan tidak menggunakan unsur-unsur kekerasan, sara, dan menyudutkan seseorang. Terima Kasih