Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelbagai Model Evaluasi Kurikulum Pembelajaran

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai pengertian evaluasi kurikulum dan urgensinya dalam dunia pendidikan, nah pada artikel kali ini admin akan membagikan materi mengenai beberapa konsep atau model evaluasi kurikulum yang dikutip dari modul buatan Prof. Dr. R Ibrahim & Dra. Masitoh, M.Pd. berikut ulasan selengkapnya.

Pelbagai Model Evaluasi Kurikulum Pembelajaran

Pelbagai Konsep atau Model Evaluasi Kurikulum

Measurement 

Evaluasi pada dasarnya adalah pengukuran perilaku siswa untuk mengungkapkan perbedaan individual maupun kelompok. Hasil evaluasi digunakan terutama untuk keperluan seleksi siswa, bimbingan pendidikan dan perbandingan efektifitas antara dua atau lebih program/metode pendidikan.

Obyek evaluasi dititik beratkan pada hasil belajar terutama dalam aspek kognitif dan khususnya yang dapat diukur dengan alat evaluasi yang obyektif dan dapat dibakukan. Jenis data yang dikumpulkan dalam evaluasi adalah data obyektif khususnya skor hasil tes. Dalam kegiatan evaluasi, cenderung ditempuh pendekatan/cara-cara berikut:

  • Menempatkan `kedudukan` setiap siswa dalam kelompoknya melalui pengembangan norma kelompok dalam evaluasi hasil belajar. 
  • Membandingkan hasil belajar antara dua atau lebih kelompok yang menggunakan program/metode pengajaran yang berbedabeda, melalui analisis secara kuantitatif. 
  • Teknik evaluasi yang digunakan terutama tes yang disusun dalam bentuk obyektif, yang terus dikembangkan untuk menghasilkan alat evaluasi yang reliabel dan valid.

Congruence

Evaluasi pada dasarnya merupakan pemeriksaan kesesuaian atau congruence antara tujuan pendidikan dan hasil belajar yang dicapai, untuk melihat sejauh mana perubahan hasil pendidikan telah terjadi.

Hasil evaluasi diperlukan dalam rangka penyempurnaan program, bimbingan pendidikan dan pemberian informasi kepada pihak-pihak di luar pendidikan. 

Obyek evaluasi dititik beratkan pada hasil belajar dalam bentuk kognitif, psikomotorik maupun nilai dan sikap. Jenis data yang dikumpulkan adalah data obyektif khususnya skor hasil tes. Dalam kegiatan evaluasi, cenderung ditempuh pendekatan/cara-cara berikut:

  1. Menggunakan prosedur pre-and post-assessment dengan menempuh langkah- langkah pokok sebagai berikut: penegasan tujuan, pengembangan alat evaluasi, dan penggunaan hasil evaluasi. 
  2. Analisis hasil evaluasi dilakukan secara bagian demi bagian.
  3. Teknik evaluasi menackup tes dan teknik-teknik evaluasi lainnya yang cocok untuk menilai berbagai jenis perilaku yang terkandung dalam tujuan. 
  4. Kurang menyetujui diadakannya evaluasi perbandingan antara dua atau lebih program.

Illumination 

Evaluasi pada dasarnya merupakan studi mengenai : pelaksanaan program, pengaruh faktor lingkungan, kebaikan-kebaikan dan kelemahan program serta pengaruh program terhadap perkembangan hasil belajar. 

Evaluasi lebih didasarkan pada judgment (pertimbangan) yang hasilnya diperlukan untuk penyempurnaan program. Obyek evaluasi mencakup latar belakang dan perkembangan program, proses pelaksanaan, hasil belajar dan kesulitan-kesulitan yang dialami.

Jenis data yang dikumpulkan pada umumnya data subyektif (judgment data) dalam kegiatan evaluasi, cenderung ditempuh pendekatan/cara-cara berikut: 

  1. Menggunakan prosedur yang disebut Progressive focussing dengan langkah-langkah pokok: orientasi, pengamatan yang lebih terarah, analisis sebab-akibat. 
  2. Bersifat kualitatif-terbuka, dan flesksibel-eklektif. 
  3. Teknik evaluasi mencakup observasi, wawancara, angket, analisis dokumen dan bila perlu mencakup pula tes.

Educational System Evaluation

Evaluasi pada dasarnya adalah perbandingan antara performancesetiap dimensi program dan kriteria, yang akan berakhir dengan suatu deskripsi dan judgment. Hasil evaluasi diperlukan untuk penyempurnaan program dan penyimpulan hasil program secara keseluruhan.

Obyek evaluasi mencakup input (bahan, rencana, peralatan), proses dan hasil yang dicapai dalam arti yang lebih luas. Jenis data yang dikumpulkan meliputi baik data obyektif maupun data subyektif (judgment data) Dalam kegiatan evaluasi, cenderung ditempuh pendekatan/cara-cara berikut:

  • Membandingkan performance setiap dimensi program dengan kriteria internal.
  • Membandingkan performance program dengan menggunakan kriteria eksternal yaitu performance program yang lain. 
  • Teknik evaluasi mencakup tes, observasi, wawancara, angket dan analisis dokumen.

Demikian informasi kali ini semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda

Materi ini bersumber dari modul kurikulum pembelajaran, materi ke-5 yang ditulis oleh Prof. Dr. R Ibrahim & Dra. Masitoh, M.Pd. saya ucapkan terima kasih kepada beliau, semoga diberikan berkah atas ilmu yang bermanfaat.

Naufal Al Rafsanjani
Naufal Al Rafsanjani Hidup adalah untaian makna dari kata yang ditulis semesta

Posting Komentar untuk "Pelbagai Model Evaluasi Kurikulum Pembelajaran"